TEMPO.CO, Milan - Batalnya FC Santos membeli Robinho tidak hanya membuat kecewa kubu Brasil. AC Milan bisa jadi lebih kecewa karena dengan bertahannya Robinho, mereka kecil kemungkinan bisa mendatangkan Adem Ljajic dari Fiorentina.
Wakil Presiden Milan Adriano Galliani sudah menyatakan Rossoneri bersiap menawar Ljajic segera setelah Robinho terjual ke Santos. Tapi rencana kini tinggal rencana karena Santos urung membeli Robinho dan Milan tak punya duit untuk menebus Ljajic.
"Santos memutusukan menghentikan negosiasi. Selesai," kata Galliani seperti dikutip Football Italia, Rabu, 10 Juli 2013. "Dia (Robinho) bertahan di Milan."
Milan pantas kecewa. Getol "menendang" Robinho dari San Siro, Milan sampai rela memberi korting banyak buat Santos hingga harga Robinho tinggal 7 juta euro (Rp 91,1 miliar).
Harga itu dua kali lipat lebih murah daripada nilai yang harus dibayar Milan ketika membeli Robinho dari Manchester City seharga 18 juta euro (Rp 234,4 miliar) pada Agustus 2010. Tapi nyatanya Santos tetap undur diri karena tak mampu memenuhi harga plus tuntutan gaji Robinho.
"Biaya transfer, termasuk bayaran buat Milan dan gaji pemain, tetap jauh dari kenyataan sepak bola Brasil," bunyi pernyataan resmi Santos.
Biang kegagalan transfer Robinho ke Santos dikabarkan juga karena Robinho menuntut kompensasi uang buat sang ayah dan pengacaranya. Robinho bahkan menuntut pelatih pribadi selama di Santos.
Milan makin pusing usai menyadari Robinho akan bebas kontrak pada Juni 2014. Robinho, dengan rekam jejak kelakukannya, dipercaya akan meminta kenaikan gaji dalam kontrak baru. Namun Milan dipastikan tidak akan mau menuruti dengan risiko kehilangan Robinho secara cuma-cuma tahun depan.
Saat ini Robinho menjadi salah satu pemain bergaji tertinggi di Milan. Dia diupah 4 juta euro (Rp 52,1 miliar) per tahun, sama dengan Philippe Mexes dan Alexandre Pato. Upah itu lebih rendah 1 juta euro (Rp 13 miliar) dari gaji Mario Balotelli, pemegang gaji tertinggi di Milan.
Pekan lalu, Galliani tegas menyatakan Ljajic merupakan pemain yang paling cocok menggantikan Robinho. "Dia ( Ljajic) second striker, masih muda, jadi jika Robinho pergi maka kita akan mempertimbangkan beberapa pemain yang berbeda, termasuk Ljajic," kata Galliani. Dengan bertahannya Robinho di Milan, praktis bertahan pula Ljajic di Fiorentina.
FOOTBALL ITALIA | KHAIRUL ANAM
Baca juga:
Ketika Villa dan Gomez Tersingkir
Australia Segera Gabung ke AFF
Inilah Agenda Arsenal di Jakarta
Ozil: Saya Tiru Gaya Zidane dari YouTube
Source : http://www.tempo.co/read/news/2013/07/11/234495506/Robinho-Batal-ke-Santos-Milan-Batal-Beli-Ljajic